Jazz Gunung adalah pagelaran musik bertaraf internasional yang menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik, digelar setiap tahun di daerah pegunungan, di panggung terbuka, beratap langit dan berlatar alam yang indah yang merupakan perpaduan yang harmonis antara musik, alam dan manusia.
Jazz Gunung ini digagas oleh beberapa orang yang sangat peduli terhadap dunia seni, yaitu Sigit Pramono, seorang bankir dan fotografer yang mencintai Bromo dan musik jazz; Butet Kartaredjasa, seorang seniman yang serba bisa ; dan Djaduk Ferianto, seniman musik yang kerap diundang pentas di mancanegara membawakan world music dengan ciri Indonesia yang kental.
Selama dua kali penyelenggaraannya, pada tahun 2009 dan 2010, Jazz Gunung diadakan di Java Banana Lodge, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dengan latar belakang kawasan pegunungan Bromo – Tengger –Semeru.
Jazz Gunung kali ini diselenggarakan sebagai gerbang hati bagi kebebasan jiwa, di alam yang dengan kearifannya telah menjadi simbol budaya asli di nusantara. Diharapkan agar jazz hadir sebagai suatu kekuatan yang mampu mendorong dialog kemanusiaan yang memperkaya peradaban Indonesia sehingga perdamaian dapat berfungsi sebagai roh jazz itu sendiri.
Jazz Gunung adalah sebuah pergelaran musik yang cukup unik, yang akan diselenggarakan di Pegunungan Tengger, tepatnya di Java Banana Bromo, 9 Juli 2011 mulai pukul 15.00 hingga 21.00 wib.
Acara kali ini merupakan pergelaran yang ketiga setelah digagas pertama kali pada 25 Juli 2009 yang digelar dengan sukses.
